STADIUM GENERAL BINA PRIBADI ISLAM (BPI) - SMAIT
Al-Fityan School Kubu Raya Unit : SMAIT Al-Fityan...
Salah satu aktivitas yang dilaksanakan dalam rangkaian Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Tema Bangunlah Jiwa dan raganya adalah Seminar Anti Perundungan. Pada seminar kali ini, SMAIT Al-Fityan Kembali menghadirkan Ibu Hj. Eka Nurhayati Ishak, S.E.,M.H.,Mediator yang merupakan ketua KPPAD (Komisi Perlindungan dan Pengawasan Anak) Provinsi Kalimantan Barat. Kegiatan seminar digelar pada hari Jumat, 7 Oktober 2022 pk 08.30 s.d. selesai di Aula Al-Fityan Kubu Raya. Pada kegiatan ini, siswa/(i) kelas XI mendapatkan sosialisasi dan informasi bermanfaat dari Ibu Eka yang bertujuan agar seluruh siswa dan elemen sekolah Bersama-sama memerangi perundungan.
Salah satu aktivitas yang dilaksanakan dalam rangkaian Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Tema Bangunlah Jiwa dan raganya adalah Seminar Mental Health (Kesehatan Mental). Adapun dimensi profil pelajar Pancasila yang diharapkan dapat dikembangkan pada aktivitas ini adalah dimensi (1) dimensi Beriman, bertaqwa kepada Tuhan YME dan berakhlak mulia, (2) Mandiri, dan (3) Bernalar Kritis.
Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila adalah merupakan program penguatan karakter Profil Pelajar Pancasila yang di canangkan pada kurikulum sekolah penggerak. Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di SMAIT Al Fityan mengambil 3 tema. Salah satu dari tema yang sedang berlangsung di SMAIT Al-Fityan saat ini adalah Tema Bangunlah Jiwa dan raganya yang dilaksanakan dalam waktu sepekan. Dimensi Profil Pelajar Pancasila yang di pilih pada tema pertama ini adalah (1) dimensi Beriman, bertaqwa kepada Tuhan YME dan berakhlak mulia, (2) Mandiri, (3) Bernalar Kritis. Berbagai kegiatan di dipilih dalam rangka mensukseskan Projek P5 dengan Tema Bangunlah Jiwa dan Raganya, salah satunya adalah kegiatan seminar Anti narkoba.
Masuknya pendidikan pramuka dalam struktur kurikulum pada pendidikan dasar patut diapresiasi. Pramuka dianggap sebagai wahana pembentukan karakter siswa, karena dalam Pramuka siswa dilatih kepemimpinan, kerja sama, solidaritas, mandiri, dan keberanian. Hal ini kiranya sebagai penyeimbang kegiatan pembelajaran dalam kurikulum formal yang lebih berorientasi pada ranah kognitif (pengetahuan) dan psikomotorik (ketrampilan). Kegiatan Pramuka ini akan mampu membangun kecerdasan siswa pada ranah afeksi (sikap dan perilaku), sehingga siswa akan mampu mengembangkan karakternya secara positif.
Salah satu cara untuk menunjukkan kecintaan kita kepada Nabi Besar Muhammad SAW adalah dengan selalu mengenang hari kelahiran beliau. Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan bentuk peneghargaan yang sangat besar kepada beliau dan kita harus bangga memiliki hari besar ini.