29 Apr
Admin
08:38 WIB

AL-FITYAN KUBU RAYA MENJALANI AUDIT SURVEILANCE 1 ISO 201001:2018

*Al-Fityan School Kubu Raya 
*Unit:* Yayasan, TKIT, SDIT dan SMAIT Al-Fityan Kubu Raya
*Nama Kegiatan:* Audit Surveillance 1 ISO 21001:2018
*Tempat:* Gedung Yayasan, SDIT dan TKIT Al-Fityan Kubu Raya
*Hari/Tanggal:* 27 dan 28 April 2026
*Peserta:* Karyawan Al-Fityan Kubu Raya
*

*Kubu Raya, 28 April 2026* — Al-Fityan School Kubu Raya melaksanakan kegiatan Audit Surveilence 1 ISO 21001:2018 selama dua hari, Senin hingga Selasa (27–28 April 2026) dari lembaga sertifikasi Bureau Veritas Indonesia. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan lembaga dalam menjaga dan meningkatkan mutu sistem manajemen organisasi pendidikan sesuai standar internasional.

Audit tersebut dipimpin oleh Bapak Ir. M. Waldi selaku lead auditor, didampingi oleh Ibu Fenny Nisdawati, M.Pd sebagai technical expert bidang kurikulum, serta Ibu Helli Ardiani, S.Sos. sebagai technical expert bidang siswa berkebutuhan khusus. Tim auditor melakukan serangkaian pemeriksaan menyeluruh terhadap implementasi sistem manajemen pendidikan, mulai dari aspek kurikulum, layanan peserta didik, hingga tata kelola lembaga.

Selama proses audit, tim melakukan observasi lapangan, telaah dokumen, serta wawancara dengan pihak manajemen, tenaga pendidik, dan perwakilan siswa. Fokus utama audit surveillance ini adalah memastikan bahwa sistem yang telah diterapkan tetap berjalan konsisten, efektif, serta mengalami perbaikan berkelanjutan sejak audit sebelumnya.

Pimpinan Yayasan Al-Fityan, Ust. H. Ikhsan Syamsi, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan audit tersebut. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas pendidikan di lingkungan Al-Fityan School.

“Audit surveillance ini bukan sekadar formalitas, melainkan momentum evaluasi untuk memastikan bahwa seluruh proses pendidikan yang kami jalankan tetap berada pada standar mutu yang telah ditetapkan secara internasional. Kami berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan berkelanjutan demi memberikan layanan pendidikan terbaik bagi peserta didik,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia juga menambahkan bahwa keberadaan auditor eksternal memberikan perspektif objektif dalam menilai kinerja lembaga, sehingga hasil audit dapat menjadi dasar pengambilan kebijakan strategis ke depan.

Kegiatan audit ditutup dengan penyampaian hasil sementara oleh tim auditor, yang mencakup temuan, rekomendasi, serta peluang peningkatan yang dapat dilakukan oleh pihak sekolah. Secara umum, pelaksanaan sistem manajemen di Al-Fityan School Kubu Raya dinilai telah berjalan dengan baik, meskipun tetap terdapat beberapa catatan perbaikan untuk penyempurnaan di masa mendatang.

Dengan terlaksananya Audit Surveillance 1 ini, Al-Fityan School Kubu Raya diharapkan mampu terus mempertahankan sertifikasi ISO 21001:2018 serta meningkatkan kualitas layanan pendidikan yang berorientasi pada kebutuhan peserta didik dan pemangku kepentingan.